“AKU DAN MASA DEPANKU”
Griya Hening Sekincau
@smp.xaverius.kota Kegiatan bina karakter kelas IX di Griya hening sekincau dalam proses pembentukan karakter ini melibatkan olah hati, pikir, raga, dan karsa, yang bertujuan mencetak generasi berkualitas melalui keteladanan, pembiasaan, serta lingkungan kondusif. dalam kegiatan ini mengusung tema ‘AKU DAN MASA DEPANKU’ #lampungbarat #CapCut #rumahretret #anaksekolah #karakter
♬ suara asli – Eka_ – Eka_
SMP Xaverius Kotabumi kembali menyelenggarakan kegiatan Bina Karakter (Binter) bagi peserta didik kelas IX sebagai bagian dari pembinaan iman, mental, dan kepribadian siswa menjelang kelulusan. Kegiatan hari pertama dilaksanakan di Griya Hening Sekincau dengan mengusung tema “AKU DAN MASA DEPANKU.”
Tema ini dipilih untuk membantu siswa semakin mengenal diri, memahami potensi yang dimiliki, serta menata langkah menuju masa depan yang lebih terarah dan berlandaskan nilai-nilai iman Kristiani.
Kebersamaan yang Mengawali Perjalanan Refleksi
Kegiatan hari pertama diawali dengan makan siang bersama. Suasana penuh keakraban dan kebersamaan tampak jelas ketika para siswa, guru pendamping, dan tim pembina duduk bersama menikmati santap siang. Momen ini menjadi awal yang hangat sebelum para siswa memasuki rangkaian kegiatan reflektif.
Setelah itu, kegiatan resmi dibuka dalam sesi pembukaan Binter. Dalam pembukaan tersebut, siswa diajak untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan hati yang terbuka, sikap yang disiplin, serta semangat untuk bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.
Dinamika Kelompok: Belajar Mengenal dan Menghargai
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan dinamika kelompok. Melalui berbagai aktivitas interaktif, siswa diajak untuk belajar bekerja sama, membangun komunikasi yang sehat, serta menumbuhkan rasa saling percaya satu sama lain. Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mencairkan suasana sekaligus mempererat persaudaraan di antara teman seangkatan.
Dinamika kelompok tidak hanya menjadi permainan semata, tetapi juga sarana pembelajaran nilai-nilai seperti kepemimpinan, tanggung jawab, empati, dan solidaritas.
Sesi 1: Spiritualitas Binter bersama Romo Januarius Martin Stau, OFM
Pada sesi pertama, para siswa mengikuti pendalaman materi bertema “Spiritualitas Binter” yang dibawakan oleh Romo Januarius Martin Stau, OFM. Dalam suasana yang hangat namun penuh makna, Romo Januarius mengajak para siswa untuk memahami bahwa pembinaan karakter tidak dapat dilepaskan dari kehidupan rohani yang kuat.
Beliau menekankan bahwa masa depan yang baik tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual, tetapi juga oleh kedewasaan iman, integritas, serta kemampuan untuk mengenal dan menerima diri sendiri. Para siswa diajak untuk berani melihat perjalanan hidup mereka sejauh ini—baik keberhasilan maupun kegagalan—sebagai bagian dari proses pembentukan diri yang dirancang Tuhan.
Melalui refleksi yang mendalam, Romo Januarius juga mengingatkan bahwa setiap pribadi memiliki panggilan dan rencana indah dari Tuhan. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk membangun relasi yang dekat dengan Tuhan sejak sekarang, agar setiap langkah menuju masa depan senantiasa berada dalam terang dan tuntunan-Nya.
Sesi ini berlangsung dengan penuh perhatian dan keheningan. Banyak siswa tampak terlibat secara emosional dan spiritual, menyadari bahwa pembentukan karakter sejati berawal dari hati yang terbuka kepada Tuhan.
Sesi 2: Tuhan dalam Masa Depanku
Setelah menikmati makan malam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan sesi kedua yang bertema “Tuhan dalam Masa Depanku.” Sesi ini menjadi momen yang sangat mendalam bagi para siswa.
Dalam sesi ini, siswa diajak untuk merefleksikan cita-cita, harapan, dan impian mereka. Lebih dari itu, mereka juga diajak untuk menyadari bahwa setiap rencana dan masa depan hendaknya diserahkan dalam penyelenggaraan Tuhan. Para siswa belajar bahwa keberhasilan sejati bukan hanya soal prestasi, tetapi tentang bagaimana hidup selaras dengan kehendak Tuhan.
Melalui permenungan, sharing, dan refleksi pribadi, banyak siswa yang mulai menyadari pentingnya melibatkan Tuhan dalam setiap keputusan hidup.
Doa Malam: Menutup Hari dalam Keheningan
Rangkaian kegiatan hari pertama ditutup dengan doa malam bersama. Dalam suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan, para siswa bersama-sama menyerahkan seluruh pengalaman hari itu kepada Tuhan.
Doa malam menjadi momen penguatan iman sekaligus pengingat bahwa setiap perjalanan hidup selalu berada dalam bimbingan dan kasih Tuhan.
Hari pertama Bina Karakter ini menjadi awal yang bermakna bagi siswa kelas IX SMP Xaverius Kotabumi dalam menata langkah menuju masa depan. Melalui refleksi, kebersamaan, dan pendalaman iman, diharapkan para siswa semakin siap menghadapi tantangan hidup dengan karakter yang kuat, hati yang teguh, dan iman yang kokoh.
Kegiatan ini akan berlanjut pada hari berikutnya dengan rangkaian sesi yang tidak kalah inspiratif dan membangun.
SMP Xaverius Kotabumi – Berkarakter, Beriman, dan Siap Menyongsong Masa Depan.